Senin, 03 Agustus 2020

VIRAL! Setelah India, kini Tiktok Akan di Banned / diBlokir di Amerika

VIRAL! Setelah India, kini Tiktok Akan di Banned / diBlokir di Amerika


TikTok, sebuah aplikasi berbagi video pendek yang unik, menghadapi situasi politik panas karena hubungannya dengan Cina.

Setelah India memblokir Tiktok, kini AS akan berencana untuk melakukan hal yang sama. Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan kampanyenya melawan aplikasi video pendek asal Cina tersebut. Pada hari Jumat, Trump dilaporkan mempertimbangkan perintah yang akan memaksa perusahaan induk TikTok di Cina untuk menginvestasikan operasinya di AS.

Dalam artian, Tiktok akan dibanned atau diblokir di Amerika Serikat jika pengelolanya berasal dari negara Cina. 

Untuk itu, operasional tiktok di Amerika serikat harus dilepaskan ke perusahaan asal AS juga. Microsoft dilaporkan tertarik untuk membeli aplikasi tersebut, menurut The New York Times.

Tetapi nyatanya dalam interview terakhir, Trump mengatakan bahwa dia lebih suka untuk memblokir penuh Tiktok di Amerika Serikat. Trump berencana untuk menggunakan kekuatan ekonomi darurat atau perintah eksekutif untuk melarang aplikasi asal cina tersebut beropeasi di AS.

Hal tersebut karena menurut Trump, pemerintah Cina menggunakan Tiktok untuk mengambil data-data rahasia para penggunanya dari Amerika Serikat. Dan menurut Trump hal ini mengancam keamanan negara Amerika Serikat.

Jadi jika, Tiktok ingin tetap beroperasi di Amerika, mereka harus mendivestasikan atau menjual operasi Tiktok ke perusahaan asal AS.

Trump sendiri punya pengalaman buruk dengan pengguna Tiktok dan K-pop. Masih ingat kasus dimana para pengguna tiktok dan kpop mengtroll kampanye Trump? Mereka memesan ribuan tiket kampanya, tapi tidak datang pada kampanye tersebut. Alhasil, hanya sedikit pendukung Trump yang datang ke kampanyenya.

Dilansir dari: